1. Curug Dago
Kampung Curug Dago, Kecamatan Cidadap Bandung
2. Curug Malela
Desa Cicadas Kec. Ronga, Kab. Bandung Barat
3. Curug Jompong
Jl. Balakasep Kaler, Soreang Kab. Bandung
4. Curug Maribaya
Desa Maribaya, Lembang Kab. Bandung Barat
5. Curug Tilu
Desa Gn Rahayu, Kec. Parongpong KBB
6. Curug Cinulang
Cicalengka, Kab. Bandung
7. Curug Penganten
Parongpong, Kab Bandung Barat
8. Curug Siliwangi
Gunung Puntang, Banjaran – Kab. Bandung
9. Curug Cimahi
Jl. Kol Masturi – Cisarua, Kabupaten Bandung Barat
Rabu, 30 September 2015
Senin, 14 September 2015
Nge Adventure di garut
Buat kalian yang suka adventure,coba sini ke swiss van java(Garut) disini banyak air terjun atau dalam bahasa sundanya itu curug bro yang masih alami,lumayan buat refreshing sambil nikmati keindahan alam yang udah Tuhan berikan sama kita.so langsung aja kita bahas air terjun atau curug yang ada di kawasan garut.
1 . Curug
Cimandi Racun
Curug Cimandi Racun atau sering disebut juga Curug Cibuni Racun.
Curug ini mempunyai ketinggian 25 m dan sumber airnya berasal dari mata
air Cimalagiri di Gunung Mandalawangi. Letak air terjun ini berada pada
ketinggian 1045 di atas permukaan laut dengan reka bentuk alam berlembah
disertai kemiringan lahan yang curam serta temperatur udaranya yang sejuk
(berkisar antara 23-25 derajat Celsius).
Legenda
Konon, penamaan air
terjun ini berasal dari sebuah legenda yang hidup pada masyarakat Kecamatan
Leles. Legenda itu menceritakan tentang suatu sayembara yang diadakan
oleh sebuah kerajaan dengan hadiah seorang puteri yang cantik jelita. Sayembara
itu diikuti oleh para jawara atau jago-jago silat di sekitar wilayah kerajaan
tersebut. Singkat cerita, para peserta pun kemudian bertarung
mempertaruhkan nyawa untuk memperebutkan sang puteri. Ketika sayembara
akan berakhir, sebab tinggal dua orang jawara lagi yang tersisa, pertarungan
menjadi sangat alot. Walau masing-masing pihak sudah saling mengeluarkan
jurus andalannya, namun ternyata tidak ada yang berhasil mengalahkan lawannya.
Oleh karena pertarungan berakhir imbang, entah kenapa dan oleh siapa, sang
puteri lalu dibawa, disembunyikan ke curug dan kemudian diracun hingga tewas.
Dan, curug tempat diracunnya sang puteri tersebut kemudian dinamakan Cimandi
Racun.
Aksesbilitas
Berjarak sekitar 7 km
dari kota kecamatan atau sekitar 23 km dari kota Garut. Jalan menuju
kesana melalui jalan lintas alternatif menuju kota Bandung yaitu jalan
Cijapati. Kondisi jalan ini cukup baik dan beraspal akan tetapi berkontur
naik turun dengan lebar jalan yang sempit sehingga perlu ekstra hati-hati
berkendara. Pintu masuk dari jalan ini tidak ada plang petunjuk. Namun
sebagai patokan adalah adanya jalan beton dibuat du ajalur pas untuk roda
kendaraan. Ujung jalan beton ini berakhir di jalan tanah keras hingga
akhir jalan. Di akhir jalan ini kendaraan harus di parkir dan perjalanan
dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 km melewati jalan
setapak melewati lahan kebun penduduk. Kondisi jalan setapak ini diawali
dengan jalan yang landai kenudian berubah menjadi curam dan licin (bila musin
hujan) hingga tiba di lokasi curug berada.
Bagi yang menggunkan kendaraan umum, dari Terminal Kadungora naik angkutan perkotaan (angkot) jurusan Kadungora-Penclut dengan tarif kurang lebih Rp2.000 – Rp4.000.
Bagi yang menggunkan kendaraan umum, dari Terminal Kadungora naik angkutan perkotaan (angkot) jurusan Kadungora-Penclut dengan tarif kurang lebih Rp2.000 – Rp4.000.
Fasilitas
dan Akomodasi
Fasilitas di
sekitar curug ini hanya tersedia 1 buah shelter dengan kondisi yang
cukup baik, sedangkan akomodasi sampai saat ini belum tersedia.
Alternatif akomodasi terdekat yang dapat digunakan pengunjung terletak di
Kecamatan Tarogong baik untuk menginap atau makan.
2 . Curug
Citiis
Curug
Citiis berada pada ketinggian 1000 m di atas permukaan laut (dpl) persis di
tengah-tengah kawasan Gunung Guntur yang gersang dan kawasan Gunung Gede di
sebelah utaranya yang masih berupa hutan lebat. Seolah-olah curug ini menjadi
batas kedua wilayah yang keadaannya sangat kontras.
Sumber air curug ini berasal dari Gunung Guntur yang mempunyai dua buah mata air, yaitu mata air panas yang mengalir ke daerah Cipanas, dan mata air dingin yang mengalir ke aliran Curug Citiis.
Sumber air curug ini berasal dari Gunung Guntur yang mempunyai dua buah mata air, yaitu mata air panas yang mengalir ke daerah Cipanas, dan mata air dingin yang mengalir ke aliran Curug Citiis.
Buat kalian yang pengen main ke curug citiis supaya hati-hati sama barang bawaannya dikarenakan suka ada pencuri.Selalu berhati-hati dan waspada oke ;)
Legenda
Konon curug ini
merupakan tempat bertemunya para raja dari seluruh pulau Jawa. Nama Curug
Citiis ini sendiri berasal dari kata citiis yang berarti air dingin karena
menurut penduduk sekitar suhu air dari air terjun ini paling dingin sewilayah
Garut.
Aksesbilitas
Berjarak
sekitar 10 km dari ibukota kecamatan Tarogong atau sekitar 15 km dari pusat
kota Garut. Untuk menuju ke curug ini arahkan kendaraan hingga ke Kampung
Citiis yang terlatak di kaki Gunung Guntur.
Fasilitas
dan Akomodasi
Fasilitas di
kawasan curug ini hanya terdapat tiga buah shelter dalam kondisi cukup baik
namun terdapat sedikit vandalisme di shelter, sebuah kios dalam kondisi yang
cukup dan hanya buka pada hari Minggu. Fasilitas dan akomodasi lain tidak
dimiliki.
3 . Curug Cihanyawar
Curug Cihanyawar
berada di kawasan perkebunan teh Dayeuh Manggung PTP Nusantara VIII dengan
ketinggian sekitar 1000 m dari permukaan laut.Curug ini memiliki terjunan air
setinggi16 m yang berasal dari aliran air Gunung Cipadaruun yang berasal dari
dari mata air Cikuray.
Curug ini terutama banyak dikunjungi
kaum muda-mudi. Ada mitos bahwa jika kita mandi di curug ini, maka akan
cepat mendapat jodoh. Oleh sebab itu, banyak muda-mudi yang mengalami kesulitan
dalam mencari pasangan hidup mengunjungi curug ini untuk sekedar mandi, sembari
berharap mereka cepat mendapatkan jodoh yang diharapkan.
Lokasi
Tiker dan Parkir
Tiket masuk kurang lebih Rp 3000 yang dikelola oleh
Karang Taruna setempat.
Fasilitas dan Akomodasi
Tidak adanya lahan parkir yang permanen
sehingga bagi yang membawa kendaraan harus memarkirkan di areal sekitar kebun
teh. Juga belum tersedia fasilitas pendukung di kawasan wisata ini selain
5 buah shelter yang terletak 50 m dari air terjun dan tempat ibadah berupa
musholla dan masjid yang terletak di pemukiman penduduk.
Bagi yang ingin menginap dapat tinggal di Hotel Ngamplang yang terletak di Jalan Raya Tasikmalaya dengan jarak 2,5 km dari pusat Kecamatan Cilawu. Juga rumah makan terdekat dari lokasi objek ini adalah Rumah Makan Megawati yang terletak di Jalan Raya Cigarangsang No. 42, Kecamatan Cilawu.
Bagi yang ingin menginap dapat tinggal di Hotel Ngamplang yang terletak di Jalan Raya Tasikmalaya dengan jarak 2,5 km dari pusat Kecamatan Cilawu. Juga rumah makan terdekat dari lokasi objek ini adalah Rumah Makan Megawati yang terletak di Jalan Raya Cigarangsang No. 42, Kecamatan Cilawu.
4 . Curug Orok
Curug Orok merupakan jenis ODTW alam berupa air terjun
yang terletak di desa Cikandang, kecamatan
Cikajang, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.
Sejarah
Asal mula air terjun
ini dinamakan Curug Orok karena menurut cerita masyarakat setempat pada tahun 1968 ada seorang
wanita muda yang membuang bayinya dari puncak air terjun, sehingga air terjun
tersebut dinamakan Curug Orok. Kalau dilihat dari bentuknya, air terjun ini
mempunyai 2 curug, dimana yang besar melambangkan keberadaan ibu si bayi dan
yang kecil melambangkan bayi tersebut
Keadaan
alam
Curug Orok berada di ketinggian 250 m
diatas permukaan laut dengan konfigurasi umum lahan berbukit karena letaknya di
kaki gunung
Papandayan dengan tingkat
kemiringan lahan yang sebagian landai dan sebagian lainnya curam. Tingkat
stabilitas dan daya serap tanah di kawasan ini baik dengan tingkat abrasi yang
rendah. Jenis material tanahnya yaitu berupa tanah liat yang berbatu dan kerikil. Curug Orok memiliki air yang jernih,
bau air normal dan temperatur yang dingin. Terdapat pengaruh musim dimana pada
saat musim kemarau debit airnya lebih sedikit. Flora
dominan di sekitar Curug Orok adalah pohon pinus, pepaya dan tumbuhan liar lainnya. Sedangkan fauna yang
terdapat di kawasan yaitu monyet dan ular.
5 . Curug
neglasari
Curug ini
terletak di tengah perjalanan antara Garut Kota ke arah selatan menuju
Pameungpeuk, Jawa Barat. Kawasan obyek wisata ini terletak di Kec Cisompet
dengan jarak 59 km dari pusat kota Garut. Dapat ditempuh dalam waktu 2,5 jam
perjalanan baik dengan kendaraan pribadi atau umum menuju Cisompet.Panorama
keindahan Curug Neglasari ini terletak pada lokasi, perkebunan teh serta udara
yang sejuk. Dari arah Garut kurang lebih menghabiskan waktu 2,5 jam, ketika memasuki
daerah Neglasari setelah setelah melewati Gunung Gelap. Gunung Gelap sendiri
adalah hutan yang masih alami walaupun sudah ada banyak daerah-daerah pemukiman
tetapi sangat lebat pepohonannya. Berjalan kaki sejauh 1 km dari jalan utama,
menuju obyek wisata Curug Neglasari melewati perkebunan teh dengan udara yang
sejuk. Panoramanya indah sekali, dengan hamparan perkebunan teh yang hijau.
Daya tarik Curug Neglasari ada pada air terjun dengan yang jatuh dengan
ketinggian yang berbeda-beda.
6 . Curug sanghyang taraje
Masih tempat wisata air terjun, tempat ini berada di desa
Pakenjeng kecamatan Pamulihan Garut. Terdapat cerita menarik dari nama air
terjun ini. Dalam bahasa indonesia Taraje adalah Tangga, konon katanya dahulu
kala atas permintaan Dayang Sumbi, Sangkuriang menggunakan air terjun ini untuk
naik ke langit mengambil bintang, dan lagi didekat air terjun katanya terdapat
batu berbentuk tapak raksasa yang disebut tapak Sangkuriang, tetapi jarang
sekali yang bisa melihatnya. Menarik bukan silahkan berkunjung ke Curuk
Sanghiyang Taraje ini, barangkali bisa beruntung melihat batu tapak Sangkuriang.
Terima kasih dan sampai jumpa lain waktu Salam Adventure
Langganan:
Postingan (Atom)













