Senin, 14 September 2015

Nge Adventure di garut



Buat kalian yang suka adventure,coba sini ke swiss van java(Garut) disini banyak air terjun atau dalam bahasa sundanya itu curug bro yang masih alami,lumayan buat refreshing sambil nikmati keindahan alam yang udah Tuhan berikan sama kita.so langsung aja kita bahas air terjun atau curug yang ada di kawasan garut.

1 . Curug Cimandi Racun 



Curug Cimandi Racun atau sering disebut juga Curug Cibuni Racun.  Curug  ini mempunyai ketinggian 25 m dan sumber airnya berasal dari mata air Cimalagiri di Gunung Mandalawangi.  Letak air terjun ini berada pada ketinggian 1045 di atas permukaan laut dengan reka bentuk alam berlembah disertai kemiringan lahan yang curam serta temperatur udaranya yang sejuk (berkisar antara 23-25 derajat Celsius).

Legenda 
Konon, penamaan air terjun ini berasal dari sebuah legenda yang hidup pada masyarakat Kecamatan Leles.  Legenda itu menceritakan tentang suatu sayembara yang diadakan oleh sebuah kerajaan dengan hadiah seorang puteri yang cantik jelita. Sayembara itu diikuti oleh para jawara atau jago-jago silat di sekitar wilayah kerajaan tersebut.  Singkat cerita, para peserta pun kemudian bertarung mempertaruhkan nyawa untuk memperebutkan sang puteri.  Ketika sayembara akan berakhir, sebab tinggal dua orang jawara lagi yang tersisa, pertarungan menjadi sangat alot.  Walau masing-masing pihak sudah saling mengeluarkan jurus andalannya, namun ternyata tidak ada yang berhasil mengalahkan lawannya.  Oleh karena pertarungan berakhir imbang, entah kenapa dan oleh siapa, sang puteri lalu dibawa, disembunyikan ke curug dan kemudian diracun hingga tewas. Dan, curug tempat diracunnya sang puteri tersebut kemudian dinamakan Cimandi Racun.

Lokasi
Terletak di Desa Jangkurang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat.

Aksesbilitas 
Berjarak sekitar 7 km dari kota kecamatan atau sekitar 23 km dari kota Garut.  Jalan menuju kesana melalui jalan lintas alternatif menuju kota Bandung yaitu jalan Cijapati.  Kondisi jalan ini cukup baik dan beraspal akan tetapi berkontur naik turun dengan lebar jalan yang sempit sehingga perlu ekstra hati-hati berkendara. Pintu masuk dari jalan ini tidak ada plang petunjuk.  Namun sebagai patokan adalah adanya jalan beton dibuat du ajalur pas untuk roda kendaraan.  Ujung jalan beton ini berakhir di jalan tanah keras hingga akhir jalan.  Di akhir jalan ini kendaraan harus di parkir dan perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 km melewati jalan setapak melewati lahan kebun penduduk.  Kondisi jalan setapak ini diawali dengan jalan yang landai kenudian berubah menjadi curam dan licin (bila musin hujan) hingga tiba di lokasi curug berada.

Bagi yang menggunkan kendaraan umum, dari Terminal Kadungora naik angkutan perkotaan (angkot) jurusan Kadungora-Penclut dengan tarif  kurang lebih Rp2.000 – Rp4.000.

Fasilitas dan Akomodasi   
Fasilitas di sekitar curug ini hanya tersedia 1 buah shelter dengan kondisi yang cukup baik, sedangkan akomodasi sampai saat ini belum tersedia.  Alternatif akomodasi terdekat yang dapat digunakan pengunjung terletak di Kecamatan Tarogong baik untuk menginap atau makan.

2 . Curug Citiis

Curug Citiis berada pada ketinggian 1000 m di atas permukaan laut (dpl) persis di tengah-tengah kawasan Gunung Guntur yang gersang dan kawasan Gunung Gede di sebelah utaranya yang masih berupa hutan lebat. Seolah-olah curug ini menjadi batas kedua wilayah yang keadaannya sangat kontras.

Sumber air curug ini berasal dari Gunung Guntur yang mempunyai dua buah mata air, yaitu mata air panas yang mengalir ke daerah Cipanas, dan mata air dingin yang mengalir ke aliran Curug Citiis.
Buat kalian yang pengen main ke curug citiis supaya hati-hati sama barang bawaannya dikarenakan suka ada pencuri.Selalu berhati-hati dan waspada oke ;)

Legenda 
Konon curug ini merupakan tempat bertemunya para raja dari seluruh pulau Jawa. Nama Curug Citiis ini sendiri berasal dari kata citiis yang berarti air dingin karena menurut penduduk sekitar suhu air dari air terjun ini paling dingin sewilayah Garut.

Lokasi
Terletak di Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat.

Aksesbilitas 
Berjarak sekitar 10 km dari ibukota kecamatan Tarogong atau sekitar 15 km dari pusat kota Garut.  Untuk menuju ke curug ini arahkan kendaraan hingga ke Kampung Citiis yang terlatak di kaki Gunung Guntur.

Fasilitas dan Akomodasi
Fasilitas di kawasan curug ini hanya terdapat tiga buah shelter dalam kondisi cukup baik namun terdapat sedikit vandalisme di shelter, sebuah kios dalam kondisi yang cukup dan hanya buka pada hari Minggu.  Fasilitas dan akomodasi lain tidak dimiliki. 

3 . Curug Cihanyawar 

Curug Cihanyawar berada di kawasan perkebunan teh Dayeuh Manggung PTP Nusantara VIII dengan ketinggian sekitar 1000 m dari permukaan laut.Curug ini memiliki terjunan air setinggi16 m yang berasal dari aliran air Gunung Cipadaruun yang berasal dari dari mata air Cikuray.
Curug ini terutama banyak dikunjungi kaum muda-mudi.  Ada mitos bahwa jika kita mandi di curug ini, maka akan cepat mendapat jodoh. Oleh sebab itu, banyak muda-mudi yang mengalami kesulitan dalam mencari pasangan hidup mengunjungi curug ini untuk sekedar mandi, sembari berharap mereka cepat mendapatkan jodoh yang diharapkan.

Lokasi
Terletak di Desa Sukamurni, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat.

Tiker dan Parkir
Tiket masuk kurang lebih Rp 3000 yang dikelola oleh Karang Taruna setempat.

Fasilitas dan Akomodasi 
Tidak adanya lahan parkir yang permanen sehingga bagi yang membawa kendaraan harus memarkirkan di areal sekitar kebun teh.  Juga belum tersedia fasilitas pendukung di kawasan wisata ini selain 5 buah shelter yang terletak 50 m dari air terjun dan tempat ibadah berupa musholla dan masjid yang terletak di pemukiman penduduk.
Bagi yang ingin menginap dapat tinggal di Hotel Ngamplang yang terletak di Jalan Raya Tasikmalaya dengan jarak  2,5 km dari pusat Kecamatan Cilawu. Juga rumah makan terdekat dari lokasi objek ini adalah Rumah Makan Megawati yang terletak di Jalan Raya Cigarangsang No. 42, Kecamatan Cilawu.

4 . Curug Orok

Curug Orok merupakan jenis ODTW alam berupa air terjun yang terletak di desa Cikandang, kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Sejarah
Asal mula air terjun ini dinamakan Curug Orok karena menurut cerita masyarakat setempat pada tahun 1968 ada seorang wanita muda yang membuang bayinya dari puncak air terjun, sehingga air terjun tersebut dinamakan Curug Orok. Kalau dilihat dari bentuknya, air terjun ini mempunyai 2 curug, dimana yang besar melambangkan keberadaan ibu si bayi dan yang kecil melambangkan bayi tersebut


Keadaan alam

Curug Orok berada di ketinggian 250 m diatas permukaan laut dengan konfigurasi umum lahan berbukit karena letaknya di kaki gunung Papandayan dengan tingkat kemiringan lahan yang sebagian landai dan sebagian lainnya curam. Tingkat stabilitas dan daya serap tanah di kawasan ini baik dengan tingkat abrasi yang rendah. Jenis material tanahnya yaitu berupa tanah liat yang berbatu dan kerikil. Curug Orok memiliki air yang jernih, bau air normal dan temperatur yang dingin. Terdapat pengaruh musim dimana pada saat musim kemarau debit airnya lebih sedikit. Flora dominan di sekitar Curug Orok adalah pohon pinus, pepaya dan tumbuhan liar lainnya. Sedangkan fauna yang terdapat di kawasan yaitu monyet dan ular.

5 . Curug neglasari 
Curug ini terletak di tengah perjalanan antara Garut Kota ke arah selatan menuju Pameungpeuk, Jawa Barat. Kawasan obyek wisata ini terletak di Kec Cisompet dengan jarak 59 km dari pusat kota Garut. Dapat ditempuh dalam waktu 2,5 jam perjalanan baik dengan kendaraan pribadi atau umum menuju Cisompet.Panorama keindahan Curug Neglasari ini terletak pada lokasi, perkebunan teh serta udara yang sejuk. Dari arah Garut kurang lebih menghabiskan waktu 2,5 jam, ketika memasuki daerah Neglasari setelah setelah melewati Gunung Gelap. Gunung Gelap sendiri adalah hutan yang masih alami walaupun sudah ada banyak daerah-daerah pemukiman tetapi sangat lebat pepohonannya. Berjalan kaki sejauh 1 km dari jalan utama, menuju obyek wisata Curug Neglasari melewati perkebunan teh dengan udara yang sejuk. Panoramanya indah sekali, dengan hamparan perkebunan teh yang hijau. Daya tarik Curug Neglasari ada pada air terjun dengan yang jatuh dengan ketinggian yang berbeda-beda.

6 . Curug sanghyang taraje 

Masih tempat wisata air terjun, tempat ini berada di desa Pakenjeng kecamatan Pamulihan Garut. Terdapat cerita menarik dari nama air terjun ini. Dalam bahasa indonesia Taraje adalah Tangga, konon katanya dahulu kala atas permintaan Dayang Sumbi, Sangkuriang menggunakan air terjun ini untuk naik ke langit mengambil bintang, dan lagi didekat air terjun katanya terdapat batu berbentuk tapak raksasa yang disebut tapak Sangkuriang, tetapi jarang sekali yang bisa melihatnya. Menarik bukan silahkan berkunjung ke Curuk Sanghiyang Taraje ini, barangkali bisa beruntung melihat batu tapak Sangkuriang. 

Terima kasih dan sampai jumpa lain waktu Salam Adventure

Tidak ada komentar:

Posting Komentar